Sejumlah pelajar SMAN CMBBS menjalani latihan koreografi terbuka di lingkungan sekolah, Pandeglang, Banten, guna mempersiapkan pertunjukan Semalam di Cahaya Madani (SDC) Neosantara 2026. Minggu 20 September (20/9/2026). (Foto: Istimewa).
PANDEGLANG, BANTEN – Para pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (SMAN CMBBS) antusias mengasah bakat seni demi menyukseskan pergelaran tahunan Semalam di Cahaya Madani (SDC) bertema Neosantara yang akan diselenggarakan pada Sabtu (14/11/2026).
Panitia pelaksana bersama jajaran guru mengarahkan latihan rutin para siswa di area kampus sekolah yang berlokasi di Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Ketua Pelaksana SDC Neosantara 2026 menjelaskan bahwa seluruh tahapan perancangan konsep hingga tata panggung dikerjakan secara mandiri oleh para siswa.
”Kami sangat bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan setiap detail acara ini, dengan harapan dapat menyajikan pengalaman terbaik bagi seluruh madanian,” kata Ketua Pelaksana SDC Neosantara 2026, Muhammad Ghani Maulana.
Ketua Pelaksana selaku penanggung jawab acara menambahkan bahwa tema Neosantara diusung untuk mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi tanpa mengikis akar budaya bangsa.
”Kami ingin menunjukkan bahwa kemajuan teknologi digital dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian nilai tradisi,” ujar Ketua Pelaksana SDC Neosantara 2026, Muhammad Ghani Maulana. Minggu (20/9/2026).
Pihak panitia menegaskan bahwa sajian pentas akan memadukan drama musikal, pantomim, ansambel musik, hingga pertunjukan band pelajar.
”Seluruh penampil dari kelas sepuluh siap menyuguhkan pertunjukan visual yang memukau di atas panggung megah,” kata Muhammad Ghani Maulana.
Panitia pelaksana menyatakan bahwa masyarakat umum maupun para alumni yang berhalangan hadir dapat menyaksikan siaran langsung pergelaran tersebut melalui internet.
”Masyarakat dapat menikmati kemeriahan acara ini secara daring melalui saluran resmi Youtube CMBBS Official Channel,” ujar Muhammad Ghani Maulana.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan pergelaran seni ini sekaligus menjadi sarana melatih keterampilan berorganisasi serta manajemen waktu para pelajar di tengah padatnya jadwal belajar.
”Proses latihan gabungan ini menjadi wadah bagi kami untuk melatih kepemimpinan dan mempererat kebersamaan antarpeserta didik,” katanya.
Seluruh jajaran panitia dan penampil terus mematangkan persiapan acara hingga hari pelaksanaan. (Red).



