BOYOLALI, JATENG – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Ngemplak, Kodim 0724/Boyolali, Peltu Sukarya, mengajak generasi muda Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, mempersiapkan diri untuk mewujudkan cita-cita menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Jumat (30/10/2026).
Ajakan tersebut disampaikan saat Peltu Sukarya menyambangi para pemuda dan anggota Karang Taruna Desa Pandeyan sekaligus memberikan motivasi serta sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD.
Peltu Sukarya menjelaskan bahwa kesempatan menjadi prajurit TNI AD terbuka bagi generasi muda yang memenuhi persyaratan, memiliki tekad kuat, serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental.
“Jangan pernah takut bermimpi menjadi prajurit TNI AD, tetapi cita-cita tersebut harus diperjuangkan melalui persiapan matang, menjaga kesehatan, melatih kemampuan fisik, dan membangun kedisiplinan,” ujar Sukarya, Jumat (30/10/2026).
Selanjutnya, ia mengingatkan bahwa menjadi prajurit bukan sekadar mengenakan seragam loreng, melainkan membutuhkan tanggung jawab, kehormatan, jiwa patriotisme, dan loyalitas dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Seorang prajurit harus memiliki mental tangguh, karakter disiplin, serta kesiapan menjalankan tugas dan tanggung jawab demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Sukarya.
Selain memberikan motivasi, Sukarya menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel serta tidak dipungut biaya.
“Jangan mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan uang karena penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya,” tegas Sukarya.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berharap para pemuda Desa Pandeyan semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kedisiplinan, menjaga kesehatan, dan menumbuhkan semangat nasionalisme sebagai bekal meraih masa depan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan peluang pengabdian kepada negara sekaligus mendorong generasi muda agar berani menetapkan cita-cita dan memperjuangkannya melalui usaha serta persiapan yang sungguh-sungguh.
Dari Desa Pandeyan, semangat pengabdian kepada bangsa dan negara diharapkan terus tumbuh sehingga melahirkan generasi muda yang berkarakter, berjiwa patriot, dan siap memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. (Red).





