PANDEGLANG, BANTEN – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Porum Wartawan Pandeglang (Porwan) di Halaman Sekretariat Porwan Pandeglang, Banten, dimeriahkan oleh penyelenggaraan Open Turnamen Catur Porwan 2026 yang diikuti oleh 104 peserta dari berbagai daerah pada Sabtu (3/1/2026).
Suasana kompetisi berlangsung meriah tatkala puluhan peserta catur dari berbagai kalangan usia, termasuk anak-anak, beradu strategi di atas papan hitam putih secara sportif.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Banten, Amin Lukman, menyampaikan bahwa Provinsi Banten resmi terpilih menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur se-Indonesia yang akan dihelat pada 23 hingga 29 Oktober 2026 mendatang.
”Banten terpilih menjadi tuan rumah Kejurnas Catur se-Indonesia 23-29 Oktober 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten setelah mengalahkan lima kandidat termasuk Jawa Timur, Bali, Sumatra Barat, dan Sulawesi Utara dengan dukungan Gubernur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora),” kata Amin, Sabtu (3/1/2026)).
Ketua Percasi Pandeglang, H. Emus Mustagfirin, M.PB, menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh pencinta olahraga catur.
”Falsafah di catur itu Gens Una Sumus yang artinya satu kesatuan mata rantai, di antara kita berhubungan, dan semua yang hadir di sini adalah saudara,” tegas Emus, Sabtu (3/1/2026)).
H. Emus Mustagfirin, juga memberikan apresiasi mendalam kepada para sesepuh yang konsisten melakukan regenerasi serta menjaga prestasi catur daerah.
”Kami mengapresiasi regenerasi kepengurusan dan peran sesepuh catur Pandeglang seperti Haji Maman yang telah berkontribusi besar terhadap prestasi catur Pandeglang,” ujar H. Emus.
Ketua Pelaksana Turnamen Catur, Tb. Guntur Perkasa, menjelaskan bahwa ajang terbuka ini mendapatkan sambutan hangat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat.
”Untuk hari ini sedang ada rangkaian HUT Porwan yang kelima, event catur open untuk semua open di manapun berada, dan Alhamdulillah, ada dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov),” kata Guntur Perkasa. Ia mengungkapkan sebuah kejutan luar biasa tatkala anak-anak usia sekolah dasar mampu menumbangkan pemain berpengalaman.
”Yang menarik di sini ada siswa-siswa Sekolah Dasar (SD) yang ikut di open ini bisa mengalahkan master yang hampir menjadi master senior, di mana mereka berharap Dinas membuka kembali cabang olahraga ini yang sempat dicoret di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN),” ucap Guntur.
Guntur, merinci bahwa total peserta yang berpartisipasi mencapai lebih dari seratus orang dengan menggunakan sistem pertandingan yang efisien.
”Jumlah peserta ada 100 orang, ada 4 yang kami loloskan, total 104 dari Tangerang, Lebak, dan Alhamdulillah, antusias menggunakan sistem Swiss, main poin,” tuturnya.
Guntur, menyampaikan harapannya agar pihak berwenang dapat kembali memfasilitasi kompetisi khusus bagi kelompok usia pelajar.
”Saya berharap Pemda mengkaji kembali untuk mengadakan event catur khusus tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP),” harap Guntur.
Kegiatan bergengsi ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Pandeglang H. Iing Andri Supriadi, Ketua Percasi Cilegon Hasan Saidan, jajaran panitia, serta seluruh pengurus Porwan Pandeglang.
Kehadiran para pejabat daerah dan tokoh olahraga tersebut mencerminkan sinergi yang kuat dalam membangun prestasi dunia catur di wilayah Provinsi Banten.
Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana perayaan hari jadi organisasi wartawan, tetapi juga menjadi batu loncatan penting dalam menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat menuju kancah nasional yang lebih tinggi. (Elo).





