Kolaborasi KCD dan RPM Fokuskan Pembinaan Remaja di Wilayah Pandeglang 

PANDEGLANG, BANTEN – ​Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) Kabupaten Pandeglang bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten sepakat menjalin kerja sama strategis untuk mengatasi persoalan kenakalan remaja di Kabupaten Pandeglang.

Langkah konkret tersebut ditindaklanjuti melalui rencana kunjungan lintas instansi guna memperkuat pengawasan serta perlindungan anak di lingkungan satuan pendidikan.

Ketua RPM Kabupaten Pandeglang, H. Dede Setia Wahidin menyatakan bahwa lembaganya siap melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak sekolah terkait program pembinaan kenalan remaja.

​”Kami siap MoU dengan sekolah perihal pembinaan kenalan remaja dan pencegahan kenakalan pelajar,” ujar Dede, Senin, (5/10/2026).

​Ia menjelaskan bahwa kegiatan preventif ini akan segera direalisasikan secara langsung ke lapangan bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait.

“Kami siap bersama turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi langsung kepada para siswa,” ucap Dede.

​Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan, Dede, menekankan pentingnya intervensi cepat mengingat tingginya laporan kasus yang masuk dalam beberapa pekan terakhir.

​”Sasaran utama kami terutama sekolah yang berada di wilayah selatan yang dalam minggu-minggu ini banyak kasus masuk ke meja KCD,” kata Dede.

Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektoral sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan masa depan anak-anak dari ancaman hukum maupun sosial.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga peserta didik dari segala bentuk pengaruh negatif,” tutur Dede.

H. Dede Setia Wahidin menegaskan bahwa kolaborasi ini juga melibatkan jajaran kepolisian resort setempat.

​”Hari Kamis, agenda silaturahim RPM dan Dinas Kantor Cabang Dinas (KCD) ke Kepolisian Resor Pandeglang dan dinas yang lainnya,” ujar Dede.

Rangkaian kegiatan pencegahan kenakalan remaja ini diharapkan mampu menekan angka kasus kriminalitas pelajar sekaligus menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif di seluruh sekolah wilayah Pandeglang. (Red).