51 Peserta UKW PWI Banten Angkatan Ke-28 Sukses Raih Predikat Kompeten

Foto bersama para peserta dan panitia usai kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Banten Angkatan ke-28 di Aula Polda Banten, Selasa (23/09/2026). (Foto: Istimewa). 

 

SERANG, BANTEN – ​Sebanyak 51 wartawan dari total 53 pendaftar berhasil melewati Uji Kompetensi Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Banten Angkatan ke-28 di Markas Kepolisian Daerah Banten dengan predikat kompeten sepenuhnya pada Rabu, 23 September 2026.

​Penyelenggaraan uji kompetensi jenjang Muda dan Madya yang berlangsung selama dua hari sejak 22 hingga 23 September 2026 tersebut mencatatkan hasil gemilang karena nihil peserta yang tidak kompeten.

​Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Banten Rian Nopandra menilai bahwa kegiatan uji kompetensi merupakan instrumen penting untuk mendongkrak kualitas, profesionalisme, serta integritas moral wartawan saat meliput di lapangan.

​Ia menjelaskan bahwa keberhasilan seluruh peserta mencerminkan keseriusan insan pers dalam memenuhi standar baku profesi jurnalistik yang ditetapkan secara nasional.

​Dirinya menambahkan bahwa penambahan 51 wartawan kompeten dari Banten turut mendongkrak jumlah total wartawan tersertifikasi secara nasional menjadi 21.042 orang. ​

Pelaksanaan program pengujian tingkat regional tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kepolisian Daerah Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki pada Selasa, 22 September 2026.

Kepala Kepolisian Daerah Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki menyatakan dukungan penuh institusinya terhadap peningkatan kapasitas profesional para jurnalis melalui fasilitas pengujian yang memadai.

Ia menuturkan bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi pers dapat memperkuat ekosistem informasi yang sehat serta edukatif bagi masyarakat luas.

​Ketua Departemen Pendidikan dan Pelatihan Persatuan Wartawan Indonesia Pusat Jufri Alkatiri menegaskan bahwa sertifikasi ini murni bertujuan menjaga standar mutu kerja jurnalistik demi kepentingan publik.

​”Uji kompetensi ini bukan sekadar mengejar atribut personal, melainkan benteng utama penjaga profesionalisme dan martabat profesi wartawan di tengah arus informasi yang kian deras,” tegas Jufri Alkatiri. Rabu (23/9/2026).

​Berakhirnya rangkaian ujian ini menandai awal lembaran baru bagi para lulusan untuk senantiasa mematuhi kode etik jurnalistik dalam setiap karya tulisnya.

​Organisasi kewartawanan tingkat daerah berharap capaian membanggakan ini mampu memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan kualitas produk pers di wilayah Provinsi Banten.

​Keberhasilan pencapaian seluruh peserta dalam ajang uji kompetensi ini sekaligus memperkuat posisi Provinsi Banten sebagai salah satu daerah dengan tingkat kelulusan jurnalis profesional terbaik tahun ini. (Red).