Ribuan Jamaah Banjiri Kampung Nyomplong Demi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Ribuan jamaah memadati jalan-jalan di Kampung Nyomplong, Pandeglang, Banten, pada Sabtu malam (12/9/2026). (Foto: Istimewa). 

 

PANDEGLANG, BANTEN – ​Ribuan jamaah pria dan wanita menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam (SAW) di Kampung Nyomplong, Kel. Kadumerak. Kec. Karangtanjung. pada Sabtu (13/9/2026).

​Massa yang memadati lokasi acara mendengarkan ceramah keagamaan dan memanjatkan doa bersama dengan khidmat.

​Seorang jamaah pria mengungkapkan bahwa antusiasme warga tahun ini meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

​”Kami sangat bersyukur dapat hadir secara langsung untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW bersama ribuan warga lainnya,” kata Ahmad salah satu jamaah yang hadir.

​Ia menambahkan bahwa persiapan acara terlihat telah dilakukan oleh panitia dan masyarakat sejak sepekan sebelum kegiatan dimulai.

​”Seluruh warga bergotong royong menyiapkan tempat dan konsumsi agar acara berjalan lancar,” ujar Ahmad.

​Sementara itu, seorang jamaah wanita menyebutkan bahwa keikutsertaan kaum perempuan menjadi bentuk penghormatan dan rasa syukur atas teladan Rasulullah.

​”Kehadiran kami di sini adalah bentuk rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus ajang mempererat silaturahmi antar warga,” kata Siti, salah satu jamaah wanita.

​Siti juga menyampaikan bahwa rombongan jamaah wanita telah berdatangan ke lokasi sejak sore hari untuk mengamankan tempat duduk.

​”Kami sengaja datang lebih awal bersama rombongan pengajian agar bisa mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khusyuk,” ucap Siti.

​Ia menilai pelaksanaan kegiatan tahun ini berlangsung sangat tertib meskipun dipadati oleh ribuan pengunjung dari berbagai wilayah.

​”Panitia sangat sigap mengatur alur jamaah sehingga area untuk pria dan wanita tetap terpisah dengan rapi,” tutur Siti.

​Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut ditutup dengan pembacaan doa keselamatan bagi seluruh warga Kampung Nyomplong serta pembagian makanan tradisi lokal. (Red).