Ormas Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) Kabupaten Pandeglang, saat menemukan sejumlah pemuda yang sedang asik mengkonsumsi minuman keras (Miras) di seputaran Alun-alun Pandeglang. Minggu dini hari (6/9/2026). (Foto: Istimewa).
PANDEGLANG, BANTEN – Organisasi kemasyarakatan Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) Banten menemukan serta membuang barang bukti minuman keras yang sedang dikonsumsi sejumlah pemuda di kawasan Alun-alun Kecamatan Pandeglang. Minggu (6/9/2026) dini hari.
Sejumlah anggota RPM yang ronda langsung membuang isi botol minuman keras tersebut ke tanah guna memastikan wilayah sekitar tetap aman dari gangguan ketertiban masyarakat.
Kordinator lapangan (Korlap) RPM, Agung, menjelaskan bahwa penemuan minuman keras ini terjadi sewaktu tim melakukan pemantauan rutin di area ruang publik pada malam hari.
”Kami menemukan minuman keras yang sedang dikonsumsi sejumlah pemuda di area Alun-alun Pandeglang untuk menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Koordinator Lapangan RPM, Agung.
Agung menambahkan bahwa pihak RPM memilih untuk langsung memusnahkan cairan minuman tersebut di tempat agar tidak dikonsumsi oleh kalangan pemuda maupun warga sekitar.
”Langkah pemusnahannya langsung kita tuang ke tanah supaya tidak menyisakan potensi gangguan keamanan di malam hari,” kata Agung.
Ketua RPM, H. Dede Setia Wahidin, menegaskan bahwa kegiatan ronda ini merupakan bentuk kepedulian organisasi dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dari penyakit masyarakat.
”Kegiatan patroli ini rutin kami lakukan demi memastikan kawasan Alun-alun tetap nyaman bagi seluruh warga,” tegas Ketua RPM, H. Dede Setia Wahidin.
H. Dede Setia Wahidin juga mengimbau generasi muda agar tidak membuang-buang uang untuk membeli minuman keras dan lebih memilih menabung demi masa depan.
”Uang yang ada sebaiknya ditabung untuk masa depan atau persiapan menikah daripada dibelikan hal yang tidak berguna,” imbau H. Dede Setia Wahidin.
Ketua RPM tersebut menyampaikan harapan agar masyarakat dan pemuda Pandeglang senantiasa mengarahkan energinya pada kegiatan yang positif serta bermanfaat.
”Mari kita sama-sama menjaga kota Pandeglang ini agar selalu aman, tertib, dan terhindar dari perbuatan yang merugikan diri sendiri,” tuturnya.
Aksi pemusnahan minuman keras dengan cara dituangkan langsung ke tanah ini berjalan dengan lancar serta mendapat respon positif dari warga sekitar yang menginginkan area Alun-alun Pandeglang bebas dari aktivitas maksiat. (Red).





