Ronda Dini Hari, RPM Antar Pulang Dua Anak di Bawah Umur ke Kediaman Orang Tua

PANDEGLANG, BANTEN – ​Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) mengantarkan dua anak di bawah umur ke rumah masing-masing setelah kedapatan berkeliaran hingga larut malam pada Minggu dini hari (27/9/2026).

​Tindakan humanis tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pengamanan wilayah sekaligus perlindungan terhadap anak dari potensi kerawanan sosial di lingkungan warga.

​Sekretaris Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) Kabupaten Pandeglang, Rohmanudin, menyatakan bahwa kegiatan pengantaran ini bermula dari patroli rutin RPM di wilayah Pandeglang.

​Rohmanudin menjelaskan bahwa kedua anak tersebut ditemukan petugas sedang berada di luar rumah tanpa pengawasan orang tua saat waktu menunjukkan pukul 02.00 WIB.

​Ia menambahkan bahwa langkah cepat ini diambil guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta memberikan rasa aman bagi keluarga anak yang bersangkutan.

​Ia juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas buah hati mereka terutama ketika malam hari telah larut.

​Dirinya menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menekan angka kenakalan remaja serta menjaga kondusivitas lingkungan tempat tinggal.

​Pihaknya berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif setiap kali mendapati anak-anak yang berada di luar rumah pada jam rawan.

​Kegiatan rutin seperti ronda malam ini akan terus digalakkan demi menciptakan lingkungan yang ramah anak dan bebas dari berbagai bentuk gangguan keamanan.

​”Kami mengimbau para orang tua agar senantiasa memantau keberadaan anak-anak demi keselamatan bersama,” ujar Rohmanudin. Minggu (27/9/2026).

Kepulangan kedua anak tersebut disambut dengan rasa lega sekaligus haru oleh pihak keluarga yang sempat merasa cemas karena anak mereka belum kunjung kembali hingga larut malam.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) yang sudah mengantarkan anak kami sampai ke rumah,” ujarnya.

​Ronda rutin yang melibatkan unsur warga ini mendapat apresiasi positif karena dinilai tidak hanya menjaga keamanan lingkungan tetapi juga menyelamatkan masa depan generasi muda dari berbagai risiko negatif di jalanan. (Red).