Langkah Awal Penuh Semangat Menuju Desa Kawoyang yang Mandiri

PANDEGLANG, BANTEN – ​Desa Kawoyang, Kecamatan Carita di Kabupaten Pandeglang menggelar rapat persiapan pelatihan keterampilan guna mewujudkan kemandirian dan penguatan Hak Asasi Manusia (Hak Asasi Manusia/HAM) pada Jumat (25/09/2026).

​Suasana kebersamaan yang hangat tampak menyelimuti ruang pertemuan ketika warga dan perangkat desa berkumpul untuk merumuskan potensi lokal yang siap dikembangkan.

​Penggerak Hak Asasi Manusia (HAM) Desa Kawoyang, Bendi Nurdiansyah, S.H., menyatakan bahwa pelatihan ini harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata agar memberikan manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan warga.

​”Pelatihan keterampilan ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat agar mampu meningkatkan kapasitas sekaligus taraf hidup secara berkelanjutan,” ujar Bendi. Jumat (25/09/2026).

​Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan penuh kepada seluruh warga dalam menghadapi berbagai persoalan terkait pemenuhan hak-hak dasar.

​”Kami telah menyediakan informasi lengkap melalui spanduk dan flyer yang memuat nomor pengaduan khusus agar warga lebih mudah mengakses layanan bantuan,” ucap Bendi.

​Pihak perangkat desa pun turut memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian tersebut karena dinilai sangat membantu warga dalam memahami pentingnya perlindungan hak-hak dasar kehidupan.

​”Kami sangat mendukung penuh kegiatan positif ini karena warga dapat menyampaikan berbagai gagasan kreatif untuk kemajuan bersama,” tutur Perangkat Desa Kawoyang.

​Berbagai usulan menarik mengalir deras dari masyarakat, mulai dari sektor pertanian modern hingga program peningkatan kualitas literasi untuk generasi muda.

​”Seluruh masukan berharga dari warga ini akan kami pertimbangkan secara matang agar program pelatihan yang diselenggarakan nanti benar-benar tepat sasaran,” ungkap Bendi.

​Ia menambahkan bahwa peningkatan kemampuan individu melalui program ini merupakan wujud nyata dalam memperluas akses pengetahuan serta kesempatan berkarya bagi seluruh warga.

​”Partisipasi aktif dari masyarakat adalah kunci utama agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi acara seremonial, melainkan memberikan dampak positif yang nyata,” ujar Bendi.

​Rapat koordinasi yang penuh keakraban ini ditutup dengan harapan besar agar program pelatihan keterampilan mendatang mampu memantik semangat warga Desa Kawoyang untuk terus tumbuh mandiri. (Red).