RPM Banten saat memberikan pembinaan kepada sejumlah pemuda yang tengah berkumpul di Kawasan Alun-alun Pandeglang, Banten, Minggu (30/8/2026) dini hari. (Foto: Istimewa).
PANDEGLANG, BANTEN – Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) Kabupaten Pandeglang mengimbau para muda-mudi, khususnya anak di bawah umur yang masih berada di luar rumah hingga larut malam, untuk segera pulang ke rumah masing-masing pada Minggu (30/8/2026) dini hari.
Himbauan tersebut disampaikan langsung saat RPM menggelar ronda pemantauan wilayah guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di area Pandeglang.
Ketua RPM Pandeglang menegaskan pentingnya peran aktif orang tua dalam memantau keberadaan anak-anak mereka agar tidak berada di jalanan hingga larut malam.
”Kami meminta kepada para orang tua untuk lebih ketat menjaga anak-anaknya agar tidak dibiarkan keluyuran hingga dini hari demi keselamatan mereka sendiri,” ujar Ketua RPM Pandeglang, H. Dede Setia Wahidin, Minggu (30/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa keberadaan remaja yang berkumpul hingga larut malam sangat rentan memicu aksi kenakalan remaja seperti tawuran maupun tindak kriminalitas jalanan.
”Muda-mudi yang nongkrong sampai larut malam seperti ini sangat riskan terjerat hal-hal negatif, sehingga kami imbau mereka untuk langsung membubarkan diri,” tutur Ketua RPM Pandeglang, H. Dede Setia Wahidin.
Pihaknya juga menambahkan bahwa langkah persuasif ini akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga kondusivitas wilayah Pandeglang dari berbagai potensi gangguan kejahatan malam.
”Upaya pencegahan ini akan terus kami maksimalkan demi mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan bersih dari tindakan maksiat,” kata Ketua RPM Pandeglang, H. Dede Setia Wahidin.
Dalam giat ronda tersebut, RPM menyisir sejumlah titik keramaian dan ruang publik yang sering dijadikan tempat berkumpulnya para remaja hingga menjelang subuh. Sejumlah anak di bawah umur yang kedapatan masih berada di lokasi nongkrong langsung diberikan arahan dan diminta segera kembali ke rumah masing-masing. (Red).





