Kumandang informasi

Bertahan di Rumah Reot Bertahun-tahun, Keluarga Bapak Yadi di Koroncong Pandeglang Sangat Membutuhkan Uluran Tangan

PANDEGLANG, BANTEN  – Pemandangan alam yang asri dan hijau di wilayah Kecamatan Koroncong, Pandeglang, ternyata masih menyimpan potret kemiskinan yang menyayat hati.

Salah satu potret miris tersebut ditemukan di Kampung Pasir Kupa, Desa Paniis, di mana sebuah keluarga terpaksa bertahan hidup di sebuah rumah yang jauh dari kata layak huni.

​Rumah milik Bapak Yadi, ini berdiri dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Dinding rumah yang terbuat dari bilik bambu tampak sudah lapuk dimakan usia dan penuh lubang. Bagian atap yang masih menggunakan genteng tanah liat tua terlihat sudah rapuh dan rawan ambruk, terutama saat musim penghujan tiba.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, rumah tersebut tidak memiliki sekat ruang yang jelas. Bagian lantai masih berupa tanah, dan untuk area depan, terdapat dipan kayu yang sudah kusam dan terbuka tanpa dinding pelindung yang memadai.

Untuk menutupi beberapa bagian yang bocor atau berlubang besar, Bapak Yadi dan keluarganya terpaksa menggunakan terpal plastik dan kain bekas seadanya.

​Sahril, salah satu sahabatnya mengatakan, kondisi rumah Pa Yadi memang sudah sangat memprihatinkan dan harus segera diperbaiki.

“Ya begitulah kondisi rumah Pak Yadi. Sudah lama seperti ini, kalau hujan bocor semua. Saya kasihan, tapi mau bantu lebih juga keadaan sama-sama sulit,” kata Sahril. Sabtu (22/8/2026).

Yadi mengungkapkan bahwa dirinya sudah berusaha maksimal untuk memperbaiki rumahnya, tetapi penghasilan sebagai buruh harian hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“​Ketidakmampuan ekonomi membuat saya dan keluarga harus bertahan dalam kondisi yang memprihatinkan ini selama bertahun-tahun. Pekerjaan sebagai buruh harian tidak cukup untuk memperbaiki rumah, apalagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari lainnya secara layak,” ungkapnya.

​Harapan besar kini disandarkan pada uluran tangan para dermawan dan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang, khususnya melalui program bedah rumah, agar Bapak Yadi dan keluarganya dapat hidup di hunian yang lebih aman, sehat, dan bermartabat. (Red).

 

Berita Terbaru