Kumandang informasi

Ketua DPD Kesti TTKKDH Pandeglang Gelar Baksos Santunan Anak Yatim, Janda, dan Dhuafa

Ketua DPD Kesti TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya, S.Sos didampingi Istri Tercinta Anis Indah Permatasari, saat memberi santunan kepada anak yatim-piatu. Kamis 19 Maret 2026. (Foto: Istimewa). 

 

 

 

PANDEGLANG, BANTEN – Dalam semangat kepedulian sosial dan kebersamaan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kebudayan Seni Silat dan Tari Tijmande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan bhakti sosial (baksos) santunan anak yatim, janda, dan kaum dhuafa pada Kamis, 19 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua DPD yang berlokasi di Kampung Kahuripan, Desa Badulang, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus DPD, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Ketua DPD Kesti TTKKDH Kabupaten Pandeglang Surya Wijaya, S.Sos didampingi Istri Tercinta Anis Indah Permatasari menyampaikan, bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus sebagai upaya mempererat tali silaturahmi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya anak yatim, janda, dan dhuafa. Ini juga menjadi wujud komitmen kami bahwa Kesti TTKKDH tidak hanya bergerak di bidang seni dan budaya, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” katanya.

Puluhan penerima santunan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako serta santunan uang tunai.

Salah satu warga penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan oleh Ketua DPD beserta jajaran pengurus.

“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Tokoh agama setempat, dengan harapan keberkahan dan kebaikan senantiasa menyertai seluruh pihak yang terlibat. (Red).

Berita Terbaru