PANDEGLANG, BANTEN – Semangat membara menyelimuti atlet karate dari perguruan Bandung Karate Club (BKC), setelah pada awal tahun 2026 ini meraih prestasi dalam beberapa kejuaraan. Kini, atlet karate muda berlatih dalam agenda latihan bersama lintas wilayah
Tidak main-main, sesi latihan ini dipimpin langsung oleh mantan atlet timnas yang saat ini menjabat binpres KONI Banten dan wasit juri Banten, Anggiat Ondo Putra Hasudungan, yang diikuti 45 atlet karate, di gedung PGRI Labuan.
Manajer Official Tim BKC Pandeglang yang tergabung dalam Budak Badak Pandeglang (BPP), Asep Ari Iqbal mengatakan, latihan bersama ini diikuti atlet BKC Labuan, Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Panimbang dan Kecamatan Sobang.
“Latihan bersama ini guna membedah teknik bertarung kelas dunia demi mengejar prestasi di ajang nasional maupun internasional,” kata dia, Rabu (11/2/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Askul ini, fokus latihan bersama ini meliputi gerakan dasar yang terfokus di kata, pengaturan napas, sampai dengan disiplin ilmu untuk mengencangkan saat bermain jurus.
“Kita ingin transfer ilmu ini mendatangkan pengalaman berbeda kepada atlet. Ada kecepatan reaksi dan strategi-strategi terbaru,” ujarnya.
Sementara, penasihat BPP, Asra Wijaya berharap pengurus BKC dari tingkat Kecamatan sampai dengan Kabupaten serta sekolah-sekolah tempat asal atlet agar dapat mensupport kegiatan yang positif. Hal itu dalam rangka mendukung mereka agar dapat terus berkembang.
“Karakter bangsa ini dapat dibangun salah satunya dari cabang olahraga, terutama dari karate. Apalagi karate ini sudah menjadi cabor yang mendunia,” ucap dia.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah membantu dari sisi fasilitas latihan yakni PGRI dan juga saat para atlet hendak mengikuti kejuaraan.
Di tempat sama, pelatih BKC Labuan, Ace Supriadi menambahkan, latihan dilakukan dengan intensitas 3 kali dalam seminggu. Sementara di bulan Ramadhan 1447 H, latihan dilakukan seminggu 2 kali.
“Dalam latihan bersama, lanjutnya, atlet BKC dilatih mentalitas dan fisik. Untuk itu ia menekankan pentingnya ketahanan mental dan disiplin atlet saat berada di bawah tekanan waktu pertandingan,” ucap dia.
Ace menuturkan, latihan bersama ini selain bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memetakan potensi atlet berbakat yang akan diproyeksikan ke kejuaraan mendatang.
“Potensi atlet muda sangatlah besar. Namun mereka butuh jam terbang dan pelatihan mental. Makanya kita akan asah terus agar mereka mendapatkan prestasi di masa depan,” imbuhnya. (Red/Eman).




